Video
Informasi
Tips dan Trik
Galeri
Asal - Usul Bubur Ayam
By: Bubur Ayam Purin on Maret 04, 2021 / comment : 0 info
Bubur ayam adalah menu sarapan kesukaan banyak orang. Apakah kamu salah satunya?
Bubur yang terbuat dari nasi ini banyak dikonsumsi oleh penduduk di Asia, teman-teman.
Bubur dikenal sebagai makanan sehat dari Asia, lo. Kebanyakan makanan yang populer di Asia, berasal dari Tiongkok.
Di Tiongkok, beras yang dimasak perlahan dengan air disebut dengan congee. Cari tahu sejarah bubur, yuk!
Sejarah Bubur Sebelum Masehi
Catatan sejarah terawal dari bubur ini sudah ada sejak sebelum masehi, lo.
Konon, bubur sudah ada sejak zaman Kaisar Kuning berkuasa. Kaisar Kuning ini adalah Kaisar Xuanyuan Huangdi.
Dikisahkan, pada tahun 238 sebelum masehi, terjadi musim paceklik atau kekurangan bahan makanan. Paceklik ini disebabkan oleh kemarau yang berkepanjangan.
Sang Kaisar pun memikirkan cara untuk mengolah makanan menjadi banyak.
Nah, saat Kaisar makan, beliau menuangkan sup panas ke atas nasi. Ini membuat nasi mengembang seperti bubur, teman-teman.
Kaisar pun meminta juru masak untuk memasak beras sampai menjadi bubur. Sehingga ada lebih banyak makanan untuk rakyatnya.
Makanan yang Sehat
Kemudian, ada juga kisah dokter Chun Yuyi yang merawat penyakit kaisar Qi dengan menyajikan bubur.
Kemudian, bubur mulai disajikan sebagai menu sarapan orang yang sedag sakit.
Bubur dianggap menjadi makanan sehat sejak tahun 219 dalam buku pengobatan tradisional Tiongkok, lo.
Selain itu, karena tekstur bubur yang lembut, makanan ini mulai sering dijadikan makanan pedamping susu untuk adik bayi yang sudah boleh makan nasi.
Seiring berajalannya waktu, bubur mulai disajikan menjadi menu sarapan di rumah-rumah di Tiongkok. Begitupun juga negara Asia lainnya, termasuk Indonesia.
Bubur ayam memiliki kalori yang rendah, yaitu sekitar 138 dalam satu porsi.
Namun, bubur yang diberi tambahan seperti ayam, telur, kacang-kacangan dan yang lainnya mengandung 290 kalori.
Ini lebih rendah kalau dibandingkan dengan nasi putih tanpa lauk yang mengandung 242 kalori.
Bagian dari Perayaan Bodhi Day
Setiap tahun, penduduk Tiongkok merayakan festival Bodhi Day.
Ini adalah hari di mana Buddha atau Siddhartha Gautama mendapatkan pencerahan saat duduk di bawah pohon Bodhi.
Dikisahkan, Siddhartha Gautama mendapatkan kekuatan kembali setelah bermeditasi dalam waktu yang lama.
Nah, pada sekitar abad ke-6, Dinasi Qing yang dipimpin Kaisar Kangxi menambahkan bagian perayaan ini. Yaitu memasak congee dalam jumlah besar, teman-teman.
Bahan-bahan yang disiapkan selain beras ada banyak, misalnya mentega, daging, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah kering.
Bahan tersebut dimasak menjadi enam periuk. Periuk pertama adalah persembahan untuk Buddha, kemudian periuk kedua untuk Kaisar dan penasihat kerajaan.
Periuk ketiga untuk para keluarga kerajaan, periuk keempat untuk pekerja di kerajaan dan di provinsi, periuk kelima untuk pada biksu, dan yang keenam digunakan untuk amal.
Itulah serba-serbi tentang bubur dari Tiongkok. Selain bubur ayam, ada bubur lain di Indonesia, lo!
Manfaat Sarapan Bubur
By: Bubur Ayam Purin on Maret 04, 2021 / comment : 0 info
Varian Kemasan Baru Bubur Ayam Purin
By: Bubur Ayam Purin on Maret 04, 2021 / comment : 0 galeri, info, produk
Viral Poster Perbedaan Bubur Ayam Diaduk dan Enggak, Netizen: No Debat!
By: Bubur Ayam Purin on Februari 10, 2021 / comment : 2 info, Slider, tipstrik
Kamu tipe penyantap makanan bubur diaduk atau enggak nih? Beberapa orang lebih senang mengaduk bubur karena menganggap semua resep di dalam mangkuk dapat tercampur. Sisanya memilih tak mengaduk agar penampakan bubur tak berubah.
Sebenarnya tak ada perbedaan signifikan juga terkait rasa bubur ayam yang diaduk ataupun dibiarkan. Semua tergantung selera cara makan kita.
Meski terbilang sisu epele, cara menyantap bubur diaduk atau tidak ternyata menjadi heboh di sosial media. Apalagi sampai muncul sebuah poster penjual bubur yang menyediakan menu dengan dua teknik menyantap menu makanan yang sering jadi sarapan itu.
Merespons perdebatan heboh tersebut, sebuah unggahan di akun twitter @BagusAnanditya ini menegaskan bahwa tak ada pengaruh mengaduk bubur ayam atau tidak.
“ Gini yha, mau diaduk apa engga, kalo buburnya aja udah enak, ya pasti enaklah. No debat!,”tulis keterangan postingan tersebut.
© Twitter @BagusAnanditya
PROMO BUBUR AYAM PURIN
By: Bubur Ayam Purin on Februari 08, 2021 / comment : 1 info, produk, promo, Slider
Postingan Populer
-
Varian Kemasan Baru Bubur Ayam Purin Pada awal bulan maret ini Bubur Ayam Purin menyediakan varian ukuran untuk kemasan bubur ay...
-
SEJARAH BUBUR AYAM PURIN Selama pandemi virus COVID 19 semua pedagang terkena dampak yang sangat besar. Bermula dari jualan baju...
-
BUBUR AYAM PURIN Salah satu UMKM yang beralamat di Jl. Tentara Pelajar tepatnya sebelah selatan gang mangga 3 perumahahan purwoker...
-
3 Tips Membuat Bubur Agar Tekstur Tidak Encer, Yuk Simak lihat fo TRIBUNJAKARTA.COM -- Kamu termasuk orang yang konsumsi bubur ayam ? Bub...






Komentar